15 Juni 2020

Camilan Bernutrisi untuk Rangsang Motorik Bayi

By Juan Rahma - viva.co.id

Di usia 6 bulan, sistem saraf dan kontrol otot bayi semakin berkembang dan selaras. Kemampuan geraknya berubah, dari yang cepat dan spontan menjadi lebih halus dan terkontrol.

Dengan pertambahan usia, Si Kecil akan mengalami peningkatan kemampuan keterampilan motorik kasar dan halus. Pengembangan motorik kasar melibatkan koordinasi otot-otot besar untuk aktivitas yang lebih aktif. Kemampuan motorik kasar ini memungkinkan Si Kecil untuk bisa duduk, berdiri, berjalan, berlari, menjaga keseimbangan, bahkan mengubah posisinya.

Sementara keterampilan motorik halus melibatkan koordinasi gerakan otot-otot kecil, seperti tangan, jari-jari dan pergelangan tangan. Kemampuan motorik halus memungkinkan Si Kecil menggerakan tangan untuk makan, mencoret-coret, bermain dengan tangan, mengambil mainan atau barang-barang berukuran kecil, menggenggam dan memberikan benda, memasukkan benda ke dalam wadah dan sebagainya. 

Head of Medical KALBE Nutritionals dr. Muliaman Mansyur menjelaskan bahwa tahun pertama kehidupan Si Kecil ditandai dengan perkembangan kemampuan motorik.

Sejak bulan ke-4, bayi umumnya sudah punya kontrol otot untuk memutar kepala dan mengikuti gerakan obyek. Kemampuannya akan bertambah dari bulan ke bulan, sehingga di tahun pertama, umumnya dia mulai mampu seimbang, duduk, merangkak dan akhirnya berdiri.

Kemampuan motorik halus juga berkembang dari menyentuh obyek secara acak, hingga mampu menggenggam dengan sempurna. Bunda dapat melatih motorik Si Kecil, sambil memberikan nutrisi tepat kepada Si Kecil berupa makanan atau camilannya, sehingga Si Kecil bisa belajar menggenggam dan menjimpit camilannya, sambil memasukan makanan bernutrisi tersebut ke mulutnya.

Anda bisa menstimulasi motorik Si Kecil dengan beberapa kegiatan berikut :

Bermain telungkup

Tentunya di bawah pengawasan Bunda, posisikan Si Kecil  tertelungkup untuk memperkuat otot leher dan punggungnya. Pancing perhatian Si Kecil dengan memegang mainan berwarna-warni serta bunyi yang menarik perhatiannya. Lakukan posisi ini selama 1-2 menit.

Bermain bola

Gulirkan bola besar pada Si Kecil dan amati keterampilannya. Awalnya mungkin ia hanya seperti ‘menepuk' bola itu. Selanjutnya, ia akan berusaha untuk mendorong balik bola itu.

Bermain memberi dan menerima

Letakkan sesuatu yang dapat digenggam Si Kecil, lalu Bunda coba tarik atau ambil benda dengan lembut. Aktivitas ini membantu membentuk otot ketika Si Kecil berusaha menolak memberikannya.

Latih jari dengan makanan camilan

Makanan ringan atau camilan sangat baik untuk melatih kemampuan motorik. Hal ini membuat setiap pengalaman makan menjadi waktu belajar yang menyenangkan bagi Si Kecil. Ajaklah Si Kecil untuk mengambil dan menggigit makanan camilan. Oleh karena itu, penting memilih camilan yang tepat, sehingga Si Kecil dapat terbiasa melatih kemampuan motorik dan oromotornya.

Melengkapi kebutuhan nutrisi bayi pada momen makan pertama, Milna, ahlinya makanan bayi selama lebih dari 30 tahun, kini menghadirkan Milna Nature Puffs Organic, camilan sehat berbahan organik yang dirancang juga untuk menstimulasi sensor motorik Si Kecil.

Berbentuk hati yang mungil, Milna Nature Puffs Organic menyesuaikan dengan ukuran tangan Si Kecil sehingga sang buah hati pun leluasa untuk mencubit dan mengambil benda kecil di sekitarnya.

"Pemberian makanan kecil yang sesuai dengan tangan Si Kecil, atau dikenal dengan finger food adalah cara yang dianjurkan untuk mendukung koordinasi antara mata dan tangan, mengembangkan kemampuan menjepit dan mencengkeram, serta keterampilan mengunyah. Pemberian finger food merupakan stimulasi tepat untuk merangsang pertumbuhan dan mengaktifkan panca indra dan kemampuan motorik halus Si Kecil," jelas dr. Muliaman Mansyur.

Stimulasi indra perabaan ini baiknya dilakukan di setiap kesempatan berinteraksi dengan Si Kecil, misalnya momen makan besar, bermain, bahkan makan camilan. Stimulasi terus-menerus dapat mendukung tumbuh kembang Si Kecil, memacu kecerdasan, membantu menguatkan koneksi serabut otak (sinapsis) dan sel-sel otak guna mendukung fungsi otak yang optimal.

Selain stimulasi yang dilakukan secara rutin, agar tumbuh kembang anak optimal juga perlu diimbangi pemberian asupan nutrisi yang tepat. Salah satu pilihan yang dapat Bunda berikan pada Si Kecil adalah makanan camilan berbahan organik, seperti Milna Nature Puffs Organic.

Bersumber dari pangan organik, Milna Nature Puffs Organic cenderung lebih menyehatkan karena diproses tanpa menggunakan benih transgenik atau rekayasa genetik.  Pangan organik juga mengandung kaya akan nutrisi seperti vitamin, mineral, antioksidan, protein, dan berbagai zat-zat lain yang berguna bagi kesehatan.

Milna Nature Puffs Organic mengandung zat-zat gizi penting yang membantu pertumbuhan dan perkembangan optimal Si Kecil, di antaranya zat besi dan kalsium.  Zat besi berperan dalam proses pembentukan hemoglobin darah, sedangkan kalsium berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi.

Selain dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Si Kecil, Milna Nature Puffs Organic ini juga tidak mengandung gluten sehingga aman bagi Si Kecil yang memiliki riwayat alergi ataupun hipersensitif terhadap makanan. Camilan sehat organik ini juga diproses tanpa bahan-bahan pengawet, pemanis buatan, penguat rasa ataupun pewarna sintesis.

Milna Nature Puffs Organic bermanfaat tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi tapi turut berperan dalam proses stimulasi kemampuan motorik halus. Bentuk Puffs Organic yang imut dan mudah digenggam dapat mengasah keterampilan jari dan tangan, sehingga Milna Nature Puffs Organic dapat menjadi camilan favorit Si Kecil sekaligus menstimulasi kemampuan motoriknya lebih optimal.

 

 

Sumber : https://www.viva.co.id/vstory/kesehatan-vstory/1222049-camilan-bernutrisi-untuk-rangsang-motorik-bayi?headline=1