25 Juni 2018

Gatal Alergi vs Gatal Gigitan Nyamuk: Bagaimana Membedakannya?

Oleh dr. Sepriani Trimurtini Limbong

Membedakan gatal karena alergi dan gatal karena gigitan nyamuk tentu lebih mudah dilakukan orang dewasa dibandingkan anak-anak. Ya, salah satu tantangan saat si Kecil sedang sakit adalah kemampuannya untuk mengungkapkan keluhan yang masih terbatas.

Tangisan anak saat ia merasa gatal tentu membingungkan orang tua. Dalam kondisi tersebut, hal penting yang perlu dilakukan orang tua adalah membedakan penyebab gatal yang dialaminya. Apakah gatal tersebut karena alergi atau akibat gigitan nyamuk. Berikut adalah perbedaan di antara keduanya.

Gatal karena alergi

Alergi adalah suatu respons tubuh yang berlebihan terhadap rangsangan dari luar. Pada dasarnya alergi adalah reaksi tubuh terhadap benda asing yang dianggap berbahaya.

Namun sayangnya respons tersebut berlebihan, sehingga malah mengganggu penderitanya. Mereka yang memiliki alergi cenderung lebih sensitif sehingga sesuatu yang tidak menimbulkan reaksi apapun pada orang normal dapat berpotensi menimbulkan gejala yang berat pada mereka.

Terdapat berbagai jenis alergi, mulai dari alergi hirup, alergi makanan, alergi kulit, dan alergi obat. Gejalanya sendiri dapat bermacam-macam namun respons pertama yang muncul umumnya tampak pada kulit. Sebagian besar orang akan mengeluhkan rasa gatal yang disertai dengan kemerahan serta biduran.

Selain itu, anak yang mengalami alergi umumnya akan mengalami gejala lainnya selain gatal dan biduran yaitu bersin, mata terasa gatal dan berair, hidung berair, hidung tersumbat. Pada kondisi tertentu tidak jarang alergi bermanifestasi menjadi gejala yang berat seperti sesak napas, napas mengi, dada terasa berat, dan bengkak di seluruh tubuh. Kondisi tersebut disebut sebagai reaksi anafilaktik dan seringkali mengancam nyawa.

 

Gatal karena gigitan nyamuk

Pada mereka yang mengalami gigitan serangga seperti nyamuk, tungau, kutu, lebah, dan lainnya, gejala awalnya umumnya gatal. Gatal biasanya disertai kemerahan dan bengkak di daerah gigitan. Bila gigitan disebabkan oleh lebih dari satu serangga, biasanya terdapat lebih dari satu lesi di kulit.

Gatal dan kemerahan tersebut disebabkan oleh bekas tusukan nyamuk di kulit. Sementara benjolan merah merupakan respon tubuh terhadap protein yang terdapat dalam air liur nyamuk.

Perbedaan yang nyata dengan gatal karena alergi adalah pada gatal karena gigitan serangga benjolan tidak menyebar ke seluruh tubuh dan cenderung terlokalisasi di satu area. Selain itu, perbedaan lainnya adalah pada gatal akibat gigitan serangga terdapat riwayat yang jelas adanya gigitan.

 

Beda penyebab beda penanganannya

Mengapa penting untuk mengetahui perbedaannya? Karena penanganannya pun berbeda. Pada gatal akibat alergi, cara utama untuk menanganinya adalah menjauhkan anak dari faktor pencetusnya, misalnya debu atau alergen lainnya. Selain itu bisa juga diberikan obat golongan antihistamin untuk meredakan gejala alergi lainnya.

Sementara pada gatal akibat gigitan nyamuk penanganannya adalah perlindungan kulit secara mekanis maupun kimia. Secara mekanis maksudnya adalah memakaikan anak pakaian lengan panjang yan menutupi tangan serta celana panjang yan menutupi kaki saat bepergian ke luar.

Selain itu, Anda juga bisa memakaikannya losion anti-nyamuk khusus anak untuk mencegah nyamuk dan serangga lainnya mendekat. Bila sudah terjadi gigitan dan anak mengalami gatal serta bengkak, Anda bisa gunakan losion yang mengandung bahan aktif calamine. Bahan calamine dapat memberikan efek dingin sehingga bengkak dan rasa gatal pun dapat berkurang.

 

Nah, berbekal informasi di atas, Anda kini tidak perlu bingung lagi saat anak merasa gatal. Semoga si Kecil sehat terus, ya.

 

(RN/ RH)

 

Sumber:

https://www.emedicinehealth.com/insect_bites/article_em.htm#insect_bites_home_remedies

http://www.aaaai.org/conditions-and-treatments/allergies/stinging-insect-allergy

https://www.webmd.com/allergies/guide/allergy-symptoms-types