19 Maret 2018

Mengenali Ciri Anak Kurang Gizi

Oleh dr. Reza Fahlevi

Kurang gizi merupakan salah satu masalah kesehatan anak di Indonesia. Sampai sekarang, masalah ini masih membayangi negeri ini. Data statistik menunjukkan 19.6 persen anak mengalami kurang gizi. Dengan kata lain, satu dari lima anak mengalami kurang gizi.

Berbagai masalah kesehatan dapat menyebabkan anak mengalami kondisi ini. Salah satu hal yang paling sering adalah asupan nutrisi yang tidak memadai. Selain menyebabkan kurang gizi, asupan nutrisi yang minim juga dapat menyebabkan anak menjadi pendek.

Kondisi lain yang menyebabkan anak mengalami kurang gizi adalah infeksi, terutama infeksi kronis, seperti cacingan, TBC, HIV, dan penyakit infeksi lainnya. Kurang gizi juga dapat terjadi karena penyakit kronis, seperti penyakit jantung bawaan, gangguan saluran cerna, kanker, dan penyakit-penyakit kronik pada anak lainnya.

 

Ciri Anak Kurang Gizi

Lantas, bagaimana mengenali ciri anak kurang gizi? Sebenarnya, ada beberapa tanda kurang gizi pada anak yang mudah diketahui. Ciri tersebut meliputi fisik, sikap, dan penilaian pertumbuhan anak.

Berikut ini beberapa ciri anak dengan kurang gizi:

  • Anak tampak kurus. Tandanya yaitu lemak pipi sedikit, lemak di bawah kulit tangan dan kaki juga sedikit, lengan tampak kecil, dan perut tampak cekung.
  • Perubahan fisik lain, seperti anak tampak pucat, kulit tampak kering, dan rambut berubah warna menjadi kecokelatan.
  • Penurunan daya tahan tubuh, ditandai dengan anak mudah sakit.
  • Perubahan sikap, seperti anak tampak lesu, mudah lelah, malas beraktivitas, dan kurang inisiatif.
  • Gangguan konsentrasi. Cirinya yaitu anak malas belajar, sulit menerima pelajaran di sekolah, serta penurunan prestasi belajar.
  • Berat badan sulit naik atau malah turun.

 

Jika tanda-tanda awal tersebut tidak segera mendapatkan penanganan, maka anak akan jatuh ke dalam gizi buruk. Gejala gizi buruk yaitu wajah tampak seperti orang tua, lemak di bawah kulit sangat tipis, kulit keriput, tulang iga tampak menonjol, dan rambut tampak kuning-kemerahan (pada gizi buruk tipe marasmik).

Terkadang, anak dengan gizi buruk juga dapat disertai dengan pembengkakan pada perut, kaki, tangan, dan wajah. Ini merupakan ciri pada gizi buruk tipe kwasiorkhor.

 

Mengatasi dan Mencegah Kurang Gizi

Jika anak mengalami gejala-gejala di atas, Anda perlu segera membawanya ke dokter. Dokter akan mengonfirmasi gejala tersebut dengan perhitungan status gizi anak berdasarkan kurva pertumbuhan anak.

Jika anak benar mengalami gizi kurang, maka dokter akan mencari penyebabnya terlebih dahulu. Dokter akan menanyakan pola asupan nutrisi anak, serta mencari tanda dan gejala berbagai penyakit yang dapat memicu kurang gizi pada anak seperti yang telah disebutkan di atas.

Setelah mengetahui penyebabnya, dokter akan melakukan pengaturan asupan nutrisi pada anak, dan mengatasi berbagai kondisi yang dapat menyebabkan kurang gizi pada anak.

Namun, sesungguhnya, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah kurang gizi pada anak. Pertama, pemberian asupan makanan yang sesuai dengan usia dan tahap perkembangan anak. Usahakan memberikan nutrisi yang sempurna kepada anak, meliputi makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrien (vitamin dan mineral).

Kedua, terapkan pola hidup sehat pada anak dengan pengaturan pola makan, aktivitas fisik yang sesuai, dan istirahat yang cukup. Jika ada gejala penyakit seperti batuk dalam waktu lama, demam berulang, sering diare, sering sesak napas, perut kembung, berat badan sulit naik, ada benjolan pada tubuh, serta gejala penyakit lainnya, Anda dapat segera membawa anak ke dokter. Gejala-gejala tersebut bisa jadi merupakan suatu penyakit kronis yang dapat memicu kurang gizi pada anak.

Orang tua kadang terlambat menyadari kondisi kurang gizi pada anak. karena itu, mengenali ciri kurang gizi pada anak sejak dini sangat penting. Jika anak yang kurang gizi terlambat mendapatkan penanganan, ia akan jatuh ke dalam kondisi gizi buruk. Anda sebagai orang tua tentu tidak ingin hal ini terjadi pada anak, kan?

 

[BA/ RH]